UPT Pengembangan Karir

Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Tuesday, 21 May 2024

Enterpreneurship Sebagai Solusi Pemenuhan Biaya Pendidikan Mahasiswa

Lowongan | 19 Februari 2023 19:30 wib Hai sobat karir?

Tingginya angka kelulusan di beberapa waktu dekade terakhir ini menjadi tolak ukur atas banyaknya kaum terpelajar di Indonesia. Namun, dengan tingginya angka kelulusan tentu menyebabkan semakin ketat pula persaingan didunia kerja. Tidak jarang, banyak mahasiswa freshgraduate yang masih menganggur setelah menyelesaikan pendidikan strata-1. Kebanyakan dari mereka baru berfikir untuk mendirikan usaha atau membuat start up setelah lulus kuliah. Padahal apabila sudah berwirausaha sejak berada dikursi perguruan tinggi, memiliki probabilitas yang tinggi pula untuk kemajuan wirausahanya.

Isu kewirausahaan atau enterpreneurship menjadi isu yang hangat dikalangan para pemuda Indonesia di waktu mutakhir ini. Era perdagangan bebas dalam skala regional dan Internasional kala ini memberika semangat dan wajah baru bagi mahasiswa untuk turut serta dalam pertarungan ekonomi global. Urgensi Enterpreneurship bagi mahasasiswa selain sejalan dengan penerapan kurikulum terbarukan, juga dapat menumbuhkan mental, ide, inovasi serta menjadi sebuah solusi untuk meringankan beban biaya pendidikan. Tentunya menjadi seorang enterpreneur bukanlah hal yang mudah bagi mahasiswa, berbagai hambatan darimulai waktu dan modal usaha menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam membangun suatu usaha.

Universitas Islam Negeri Kyai Haji Saifuddin Zuhri atau yang sering dikenal dengan sebutan UIN SAIZU adalah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang ada dikota Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Sebagai PTKIN yang berada ditengah kota, membuka peluang yang amat besar bagi seorang mahasiswa untuk mendirikan suatu start up atau wirausaha. Tentunya perlu ada dorongan diri untuk mampu terjun dalam dunia bisnis.

Menurut  Noviantoro (2017) motivasi berwirausaha merupakan dorongan psikologis seorang untuk melakukan wirausaha baik dari dalam maupun luar diri. Kondisi psikologis tersebut dapat memberikan dampak yang cukup besar terhadap keberhasilan dari suatu kegiatan. Dengan adanya dorongan tersebut, seseorang dapat menentukan nasibnya di masa depan dengan menentukan usaha apa yang akan dikelolanya.

Novala adalah salah satu mahasiswa Pendidikan Agama Islam di UIN Saizu yang menduduki semester empat, motivasi awalnya mendirikan sebuah usaha karena melihat peluang di waktu itu. Memiliki dua usaha tetap yaitu Hijab dan Masker yang memiliki brand tersendiri, merupakan hasil dari pemikiran melihat probabilitas pada saat itu. Masa pandemi dimana masker digunakan sebagai kebutuhan pokok pada saat itu, sehingga ia memiliki pemikiran untuk membuat masker yang tidak sekali pakai dan nyaman digunakan, selain itu membuat brand hijab merupakan salah satu cita-citanya sejak menduduki bangku SMP. Selain itu orang tuanya sangat mendukung usahanya dalam membuat brand tersebut.

Dari cerita singkat seorang mahasiswi PAI tadi, maka motivasi dapat dikatakan sebagai titik vital untuk membangun mahasiswa enterpreneur. Semakin tinggi tingkat motivasi berwirausaha seseorang dan support serta dukungan dari internal maupun eksternal dapat meningkatkan pula motivasi seseorang untuk menjadi wirausahawan. Tidak sedikit mahasiswa yang awalnya malu atau tidak memiliki kepercayaan diri untuk membangun usaha. Maka perlulah tekad yang kuat diawal untuk bisa mendirikan start up tersebut.

Selain motivasi ada pula yang menjadi tujuan seorang mahasiswa menjadi seorang wirausahawan. Tingginya biaya pendidikan diperguruan tinggi menyebabkan beberapa mahasiswa kesulitan dalam membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) ditiap semester. Maka dari itu seorang mahasiswa yang kreatif dan inovatif tentunya dapat mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut. Salah satu solusi dari permasalahan kesulitan membayar UKT adalah dengan berwirausaha. Pendapatan tambahan yang diperoleh dapat membantu meringankan beban UKT. Selain itu dengan berwirausaha kita lebih bebas menentukan dan manajemen waktu, mana waktu yang dapat kita gunakan untuk kuliah, mengerjakan tugas, dan waktu untuk restock barang dagangan, hingga memasarkannya.

Tentu saja yang namanya bisnis pasti memiliki hambatan dalam menjalankannya, apalagi oleh mahasiswa yang mana pada saat bersamaan harus fokus dengan pendidikannya yang sedang ditempuh. Dalam membangun bisnis Novala salah satu mahasiswa enterpreneur mengatakan bahwa hambatan yang dialami dari mulai modal usaha, ide pengembangan produk, pendapatan dan waktu. Karena membangun usaha memiliki banyak proses, namun ketika usaha tersebut sudah dikatakan jadi, maka sangat mudah untuk memberi kepercayaan bagi pelanggan dan income yang di dapat sangat mungkin lebih dari mengatasi kesulitan membayar uang kuliah.


Novala & Tim UPT Pengembangan Karir

Dilihat 536 kali
Link